Pricebook
  1. >
  2. Artikel>
  3. Coding Camp Workshop DBS Foundation Perkuat Kesiapan Kerja Siswa SMK di Era AI

Dipublish pada Selasa, 28 Apr 2026 | 22:50

Coding Camp Workshop DBS Foundation Perkuat Kesiapan Kerja Siswa SMK di Era AI

workshop ai dbs

DBS Foundation bersama dengan Dicoding menyelenggarakan Coding Camp Workshop yang resmi dibuka secara offline pada Selasa (28/4/2026) di SMK Wikrama Bogor, untuk menjawab meningkatnya kebutuhan keterampilan kecerdasan buatan (AI) di dunia kerja.

Sebelumnya, workshop yang merupakan bagian dari program Coding Camp powered by DBS Foundation ini dilakukan secara online, sebagai inisiatif yang dirancang untuk membekali siswa SMK dengan kompetensi AI, literasi keuangan dan soft skill demi kesiapan karier.

workshop ai dbs

Dimulai sejak 2023, Coding Camp berfokus menyajikan pembelajaran terstruktur dan berkualitas tinggi demi membentuk lulusan terampil yang siap berkarier di perusahaan teknologi dan startup

Berdasarkan data yang dirilis DBS Foundation, workshop ini telah melatih dan menjangkau sebanyak 227.000 peserta, termasuk 15.000+ siswa dari 1.500+ SMK di seluruh Indonesia, dengan SMK Wikrama Bogor sebagai salah satu kontributor peserta terbesar.

worshop ai bank dbs

Mona Monika, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia mengatakan, “Pelatihan coding camp di SMK Wikrama hari ini menunjukkan komitmen kami untuk membekali kaum muda khususnya para pelajar vokasi dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini dan di masa depan, khususnya di era AI seperti sekarang ini”.

Menurut Mona, para pelajar ini memiliki kesempatan untuk maju dan berkembang. Hal yang selaras dengan misi DBS Foundation untuk mendorong inklusi keuangan dan digital.

workshop ai bank dbs

Transformasi teknologi berbasis AI semakin mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja global, termasuk di Indonesia. Literasi AI kini tidak lagi menjadi keterampilan tambahan, melainkan kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja digital. 

Data Indonesian Developer Outlook 2026 menunjukkan sebanyak 86% developer Indonesia telah menggunakan AI dalam pekerjaan mereka, menandakan perubahan signifikan dalam standar keterampilan industri teknologi.

Perubahan ini turut berdampak pada pendidikan vokasi. Lulusan SMK tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi baru, berpikir kritis, berkolaborasi lintas disiplin, serta memahami cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi di tempat kerja.

workshop ai bank dbs

Melalui workshop ini, siswa SMK Wikrama belajar tentang tech skills, soft skills, dan literasi keuangan yang dibawakan langsung oleh pengajar Dicoding dan karyawan Bank DBS Indonesia.

Turut hadir pada acara pembukaan, Muhammad Yazid Wiliadi, alumni SMK Wikrama Bogor yang merasa terbantu mendapatkan posisi magang sebagai front-end developer dan quality assurance di perusahaan IT dan pengembangan perangkat lunak di Yogyakarta, melalui alur belajar Full Stack Web Developer di program in

Kepala Sekolah SMK Wikrama, Iin Mulyani mengungkapkan rasa syukur dengan adanya workshop ini dan melihat adanya dampak positif program pada keterserapan kerja di kalangan alumni. Dirinya berharap Coding Camp dapat terus berlanjut dan memberi manfaat pada murid-murid SMK.

Share :
Restu Aji Siswanto
1144 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja melalui beragam artikel dan ulasan produk.