Pricebook
  1. >
  2. Artikel>
  3. Lenovo Meluncurkan Solusi dan Layanan Penyimpanan Data Terbaru untuk Infrastruktur Siap AI

Dipublish pada Rabu, 17 Des 2025 | 13:48

Lenovo Meluncurkan Solusi dan Layanan Penyimpanan Data Terbaru untuk Infrastruktur Siap AI

lenovo thinkagileFoto: Lenovo

Lenovo resmi memperkenalkan rangkaian solusi penyimpanan data, virtualisasi, dan layanan manajemen data terbaru yang dirancang untuk membantu perusahaan memodernisasi infrastruktur teknologi informasi mereka agar siap menghadapi era kecerdasan buatan (AI). 

Peluncuran ini mencakup pembaruan pada lini Lenovo ThinkSystem dan ThinkAgile, serta layanan manajemen data end-to-end yang menyasar kebutuhan enterprise dan bisnis menengah dalam mengelola beban kerja modern dan aplikasi berbasis AI.

Langkah ini diambil Lenovo di tengah tantangan besar yang dihadapi banyak organisasi dalam memanfaatkan data secara optimal. Berdasarkan survei Gartner, sekitar 63% organisasi mengaku belum memiliki atau tidak yakin memiliki praktik manajemen data yang memadai untuk mendukung AI. 

Di sisi lain, laporan IDC menunjukkan bahwa sekitar 80% sistem penyimpanan yang digunakan dalam lima tahun terakhir masih berbasis hard drive tradisional yang lebih lambat dan tidak dioptimalkan untuk kebutuhan AI modern.

Kondisi tersebut menciptakan kesenjangan antara ambisi transformasi digital dan kesiapan infrastruktur data. Di saat yang sama, perusahaan juga dihadapkan pada perubahan cepat dalam virtualisasi, kontainerisasi aplikasi, serta tuntutan akan solusi yang lebih terbuka, fleksibel, dan aman. 

Lenovo menilai bahwa modernisasi infrastruktur penyimpanan dan data menjadi fondasi penting agar organisasi mampu memaksimalkan nilai data mereka dalam pengembangan AI.

Sumir Bhatia, President Asia Pacific Infrastructure Solutions Group Lenovo, menyampaikan bahwa banyak organisasi saat ini membutuhkan infrastruktur modern yang mampu mendukung virtualisasi sekaligus kebutuhan data siap AI. 

Sumir menambahkan, solusi penyimpanan dan layanan terbaru Lenovo dirancang untuk meningkatkan kinerja, keamanan, serta menyederhanakan operasional IT, sehingga pelanggan dapat mempersiapkan data mereka dan memperoleh nilai maksimal dari lingkungan yang sudah ada.

Senada dengan itu, Kumar Mitra, Executive Director CAP & ANZ Infrastructure Solutions Group Lenovo, menyoroti pentingnya kesederhanaan operasional, fleksibilitas hybrid, dan efisiensi biaya sebagai faktor kunci yang dicari pelanggan, sekaligus perlunya teknologi yang dapat mengurangi kompleksitas dan memperkuat ketahanan siber.

Dalam peluncuran ini, Lenovo menghadirkan sejumlah pembaruan pada portofolio enterprise-nya. Lenovo ThinkSystem DS Series Storage Arrays menawarkan sistem penyimpanan all-flash dan protected Storage Area Network (SAN) berbasis block storage yang mudah di-deploy dan dikelola, khususnya untuk lingkungan tervirtualisasi. 

Lenovo juga memperkenalkan ThinkAgile FX Series, solusi infrastruktur hyperconverged (HCI) dengan arsitektur terbuka yang memungkinkan perpindahan antar solusi HCI tertentu tanpa harus mengganti perangkat keras.

Untuk pelanggan yang menggunakan Microsoft Azure Local, Lenovo memperluas dukungan melalui ThinkAgile MX Series dengan penyimpanan terdisagregasi. Solusi ini memungkinkan penggunaan penyimpanan eksternal Fibre Channel SAN yang terpisah, menghadirkan kapabilitas penyimpanan enterprise yang lebih luas bagi lingkungan virtualisasi. 

Lenovo juga menghadirkan ThinkAgile MX Series dengan dukungan GPU NVIDIA RTX Pro 6000, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan inferensi AI dan beban kerja grafis tingkat lanjut di lingkungan enterprise.

Selain itu, Lenovo ThinkAgile HX Series for AI menjadi bagian penting dari strategi ini dengan menghadirkan Nutanix Enterprise AI (NAI). Solusi ini memungkinkan pelanggan di lingkungan virtual maupun aplikasi berbasis container untuk melakukan deployment, menjalankan, dan meningkatkan kapasitas model AI dalam waktu singkat, mendukung adopsi AI yang lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya berfokus pada perangkat keras dan perangkat lunak, Lenovo juga memperkuat portofolio layanan lifecycle end-to-end yang mencakup Lenovo Deployment Services untuk ThinkAgile dan ThinkSystem guna mempercepat time-to-value, serta layanan penyimpanan fleksibel yang tersedia secara mandiri maupun melalui model Lenovo TruScale berbasis konsumsi.

Untuk strategi jangka panjang, Lenovo menghadirkan Hybrid Cloud Advisory Services yang membantu organisasi menyelaraskan lingkungan on-premise dan hybrid dengan kebutuhan kepatuhan, perlindungan data, serta tujuan operasional. 

Lenovo Migration Services juga disediakan untuk mengoptimalkan data dan beban kerja dengan mengombinasikan fleksibilitas cloud dan infrastruktur yang sudah ada. Sementara untuk menguatkan layanan manajemen data, Lenovo Premier Enhanced Storage Support menawarkan dukungan penyimpanan yang berfokus pada beban kerja bisnis yang kritikal. 

Melalui pemantauan proaktif, optimalisasi performa, dan pendampingan ahli, layanan ini ditujukan untuk meningkatkan ketahanan sistem dan melindungi data, sekaligus mendukung inovasi AI dan pertumbuhan hybrid cloud di lingkungan enterprise.

Share :
Restu Aji Siswanto
1144 Posts

Gemar mengikuti perkembangan teknologi gawai, baik yang rilis di Indonesia maupun yang tidak masuk pasar lokal. Ketertarikan tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan informasi, rekomendasi, dan tips berbelanja melalui beragam artikel dan ulasan produk.