
Acer memperluas portofolio perangkat mobile dan produktivitasnya dengan memperkenalkan lini tablet terbaru Iconia Duo Series serta dua perangkat wearable berbasis augmented reality (AR) dan artificial intelligence (AI) di ajang Computex 2026.
Melalui kehadiran Acer Iconia Duo S14, Iconia Duo S12, Iconia Duo D12, Acer AR Vision GR0, dan Acer GI0 AI Glasses, Acer ingin menghadirkan pengalaman bekerja, belajar, dan berkreasi yang lebih fleksibel di mana saja.
Peluncuran ini menunjukkan fokus Acer dalam mengembangkan perangkat yang tidak hanya mendukung hiburan, tetapi juga produktivitas mobile.
Menariknya, seluruh lini tablet terbaru tersebut menjadi produk pertama Acer yang mengusung rasio layar 3:2, format layar yang dinilai lebih ideal untuk membaca dokumen, multitasking, hingga aktivitas kreatif dibanding rasio layar konvensional.
Selain menghadirkan layar dengan area kerja yang lebih luas, Acer juga membekali ketiga tablet tersebut dengan dukungan Active Stylus, magnetic kickstand, serta keyboard opsional yang memungkinkan perangkat bertransformasi menjadi workstation portabel untuk berbagai kebutuhan profesional maupun pendidikan.
Model tertinggi dalam jajaran terbaru ini adalah Acer Iconia Duo S14, tablet premium yang dirancang untuk para profesional kreatif, engineer, maupun pengguna yang membutuhkan performa tinggi dalam mobilitas.

Tablet ini hadir dengan layar OLED 14,2 inci beresolusi 2.8K (2880 x 1920 piksel) yang mendukung refresh rate 120Hz, cakupan warna 100 persen DCI-P3, serta rasio screen-to-body mencapai 91 persen.
Kombinasi tersebut memungkinkan pengguna menikmati visual yang tajam dan akurat untuk kebutuhan desain, editing, maupun konsumsi konten multimedia.
Untuk performa, Acer membenamkan chipset MediaTek Dimensity 8300 yang dipadukan dengan sistem operasi Android 16. Konfigurasi ini dirancang untuk menangani multitasking berat, aplikasi kreatif berbasis AI, hingga kebutuhan komputasi profesional lainnya.
Tablet ini juga mendukung fungsi monitor portabel melalui port DisplayPort input dan output, sehingga dapat digunakan dalam berbagai skenario kerja dan presentasi.
Bagi pengguna yang menginginkan perangkat premium dalam ukuran yang lebih kompak, Acer menghadirkan Iconia Duo S12.
Tablet ini mengusung layar OLED 12,2 inci beresolusi 2.8K dengan tingkat kecerahan hingga 600 nits. Acer menyebut perangkat ini ditujukan untuk ilustrator digital, profesional bisnis, hingga engineer yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan desain elegan dan ringan.
Di sektor performa, Iconia Duo S12 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400 dan menjalankan Android 16. Balutan bodi aluminium alloy juga memberikan kesan premium sekaligus meningkatkan daya tahan perangkat untuk penggunaan sehari-hari.
Acer juga menghadirkan Iconia Duo D12 sebagai opsi yang lebih terjangkau tanpa menghilangkan fokus pada produktivitas.
Tablet ini menggunakan layar 12,2 inci beresolusi 2400 x 1600 piksel dengan refresh rate 90Hz dan rasio layar 3:2. Perangkat ditenagai chipset MediaTek Helio G99 yang dipadukan RAM 8 GB untuk mendukung aktivitas harian seperti bekerja, belajar, maupun hiburan digital.
Meski menyasar segmen entry-level, Acer tetap menyediakan dukungan microSD hingga kapasitas besar dan port USB Type-C untuk menjaga fleksibilitas penggunaan.
Selain tablet, Acer juga memperkenalkan dua perangkat wearable terbaru yang dirancang untuk memperluas pengalaman mobile pengguna.

Perangkat pertama adalah Acer AR Vision GR0, sebuah kacamata augmented reality yang memanfaatkan kemampuan pemrosesan smartphone, laptop, atau perangkat lain untuk menghadirkan pengalaman visual yang lebih imersif.
Acer menyematkan dua panel micro OLED Full HD yang mampu menghasilkan tampilan virtual setara layar berukuran 172 inci dari jarak sekitar enam meter.
Kacamata ini mendukung tampilan konten 2D maupun 3D dan kompatibel dengan perangkat Android, iOS, serta Windows. Dengan bobot hanya sekitar 69 gram, perangkat ini dirancang untuk mendukung gaming, produktivitas, pembelajaran berbasis AR, hingga menjaga privasi saat bekerja di ruang publik.
Sementara itu, Acer GI0 AI Glasses menjadi perangkat wearable berbasis AI yang mengintegrasikan asisten suara Google Gemini langsung ke dalam kacamata.
Produk ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan pengalaman hands-free saat beraktivitas, termasuk profesional mobile dan traveler.
Kacamata ini mampu melakukan interaksi berbasis suara, analisis gambar secara real-time, penerjemahan instan, hingga pengambilan foto dan video melalui kamera bawaan.
Acer juga menyematkan fitur perekaman suara yang dapat dimanfaatkan untuk mencatat percakapan atau notulen rapat secara praktis. Dengan bobot hanya sekitar 46 gram, perangkat ini menawarkan mobilitas tinggi tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Melalui peluncuran Iconia Duo Series dan perangkat wearable terbaru, Acer menunjukkan upayanya dalam menghadirkan ekosistem perangkat yang mendukung produktivitas di berbagai situasi.
Tablet dengan layar rasio 3:2, dukungan stylus, serta daya tahan baterai hingga 10 jam dipadukan dengan perangkat AR dan AI wearable yang semakin memperluas cara pengguna berinteraksi dengan teknologi.
Seluruh produk tersebut diperkenalkan di Computex 2026 yang berlangsung di Taiwan. Acer menyebut informasi mengenai harga dan ketersediaan di masing-masing negara, termasuk Indonesia, akan diumumkan sesuai jadwal peluncuran di tiap wilayah.

