
Setelah resmi diluncurkan secara global, vivo akhirnya mengonfirmasi kehadiran perangkat flagship terbarunya, vivo X300 Ultra di Indonesia. Diposisikan sebagai “Videography King”, perangkat ini mengusung ZEISS Triple Prime Lenses dan Multi-Focal 4K 120 fps High-Spec Video yang dirancang untuk menangkap video sinematik dengan kualitas pengalaman profesional-camera grade.
Dilengkapi dengan All-New Pro Video Mode, vivo X300 Ultra mendukung pembuatan video yang lebih profesional, dan diharapkan dapat menetapkan standar baru dalam pengalaman videografi dan fotografi mobile.
vivo X300 Ultra dirancang untuk memenuhi kebutuhan content creator yang berfokus pada video. Hp vivo terbaru ini memungkinkan kontrol penuh dalam setiap aspek visual, mulai dari warna, exposure, hingga workflow produksi.

Sistem ZEISS Triple Prime Lenses-nya terdiri dari focal length 14 mm, 35 mm, dan 85mm yang dilengkapi resolusi 50MP ZEISS Ultra Wide-Angle Camera, 200MP ZEISS Documentary Camera, dan 200MP ZEISS Gimbal-Grade APO Telephoto Camera.
Didukung perekaman Multi-Focal 4K 120 fps High-Spec Video di seluruh lensa, kapabilitas ini menghadirkan fleksibilitas produksi yang sebelumnya hanya tersedia pada kamera profesional.
Beralih ke performa, vivo X300 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Pro Imaging Chip VS1+. Sementara di sisi depan, tersemat layar 2K ZEISS Master Color Display. Dukungan dayanya dihadirkan melalui baterai 6.600 mAh BlueVolt Battery dengan 100W FlashCharge.
Hadie Mandala, Product Manager vivo Indonesia, mengungkap bahwa ini merupakan pertama kalinya varian Ultra hadir secara resmi di Indonesia melalui X300 Series. Dirinya menambahkan bahwa ini adalah respons vivo terhadap kebutuhan content creator hingga profesional yang terus berkembang.

Menjelang tanggal peluncurannya di Indonesia pada 11 Mei mendatang, vivo membuka program Early Pre-Order yang berlangsung secara eksklusif di vivo e-Store sejak tanggal 4 hingga 11 Mei 2026.
Melalui program ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran uang muka sebesar Rp2.000.000, yang kemudian akan dikonversikan menjadi voucher senilai Rp2.000.000 untuk digunakan saat pembelian pada periode 11–20 Mei 2026.
“Kami percaya smartphone kini bukan lagi sekadar alat dokumentasi, tetapi medium utama untuk menciptakan karya visual dengan standar profesional,” tutup Hadie.

