
Dalam beberapa tahun terakhir, tren penggunaan TWS (True Wireless Stereo) meningkat pesat, bukan hanya di kalangan anak muda, tapi juga profesional dan pencinta musik sejati.
Samsung menjadi salah satu brand yang paling konsisten mengembangkan lini TWS merek, mulai dari Galaxy Buds Live, Buds Pro, hingga kini menghadirkan Galaxy Buds3 FE, versi “Fan Edition” yang membawa banyak fitur premium ke harga yang lebih ramah di kantong.
Namun pertanyaan penting bagi banyak pengguna tetap sama:
Apakah Galaxy Buds3 FE benar-benar layak disebut TWS untuk pencinta musik?
Dan seberapa “worth it” ia dibandingkan dengan seri lain seperti Galaxy Buds FE atau Buds2 Pro?
Desain dan Kenyamanan yang Diperbarui

Samsung kembali menggunakan bahasa desain yang simpel namun elegan pada Galaxy Buds3 FE. Secara visual, bentuknya masih mirip dengan Buds FE, tapi kini tampil lebih modern dengan sentuhan finishing matte yang tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari. Case-nya ringkas, bobotnya ringan, dan build quality terasa solid khas Samsung.
Desain earbud-nya tetap mengandalkan in-ear canal fit, dengan beberapa ukuran eartip silikon yang bisa diganti untuk menyesuaikan bentuk telinga. Hasilnya, isolasi pasif suara cukup baik bahkan tanpa mengaktifkan ANC.
Buds3 FE juga sudah tahan air dan keringat dengan rating IPX2, yang artinya masih aman digunakan untuk jogging atau aktivitas luar ruangan ringan.
Selama penggunaan harian, earbuds ini terasa nyaman, bahkan setelah dipakai mendengarkan musik selama 2–3 jam nonstop. Tidak ada rasa tekanan berlebihan di telinga, dan bentuknya cukup ergonomis untuk tidak mudah lepas saat digunakan berjalan atau naik kendaraan umum.
Kualitas Audio Seimbang dan Menyenangkan
Bagi audiophile, aspek terpenting tentu adalah kualitas suara. Dan di sinilah Galaxy Buds3 FE menunjukkan peningkatan signifikan.
Samsung menyematkan driver dinamis tunggal berukuran besar dengan tuning yang sudah dioptimalkan oleh tim audio internal mereka. Hasilnya?
Suara yang dihasilkan terasa seimbang antara bass, mid, dan treble.
Bass-nya terasa dalam, punchy, tapi tidak berlebihan. Ketika mendengarkan lagu-lagu seperti “Lose Yourself to Dance” dari Daft Punk atau “Blinding Lights” milik The Weeknd, hentakan bass-nya tetap terasa hidup tanpa menutupi detail vokal dan instrumen.
Di sisi lain, frekuensi menengah (midrange) yang sering diabaikan oleh banyak TWS murah justru tampil menonjol di Buds3 FE. Vokal terdengar natural, gitar akustik jernih, dan alat musik gesek seperti biola atau cello punya karakter halus yang tidak pecah.
Untuk lagu-lagu seperti “Easy on Me” dari Adele atau “Thinking Out Loud” dari Ed Sheeran, performanya benar-benar memuaskan.
Sementara frekuensi tinggi (treble) terasa tajam tapi tetap halus, tidak menusuk atau terlalu “crispy”. Lagu-lagu orkestra dan instrumental bisa dinikmati dengan ruang suara yang cukup luas, meski belum se-imersif Buds2 Pro.
Secara keseluruhan, karakter suara Galaxy Buds3 FE cenderung balanced dan nyaman untuk sesi dengar panjang, cocok untuk pendengar yang ingin mendengarkan semua genre tanpa harus mengatur equalizer setiap kali ganti lagu.
Codec Modern untuk Suara Lebih Jernih

Galaxy Buds3 FE sudah mendukung codec populer seperti SBC, AAC, dan Samsung Seamless Codec. Bagi pengguna ekosistem Galaxy, codec terakhir ini menjadi nilai tambah penting karena memungkinkan transmisi suara dengan latensi rendah dan kualitas tinggi, terutama saat streaming musik resolusi tinggi dari layanan seperti Spotify HiFi atau Apple Music Lossless.
Codec modern ini juga membantu mengurangi delay saat menonton video atau bermain game, membuat sinkronisasi antara audio dan visual tetap presisi.
Jadi, selain untuk mendengarkan musik, TWS ini juga nyaman digunakan untuk aktivitas lain seperti meeting online, menonton film, atau bermain game kasual.
Active Noise Cancellation (ANC) yang Efektif
Bicara soal pengalaman mendengarkan musik di dunia nyata, keberadaan Active Noise Cancellation (ANC) tentu menjadi fitur penting. Galaxy Buds3 FE menghadirkan peningkatan algoritma peredam bising yang lebih baik dibandingkan Buds FE.
Dalam pengujian harian, ANC-nya mampu mengurangi suara bising kendaraan di jalan raya, suara mesin pesawat, maupun obrolan di kafe hingga level yang cukup signifikan. Tidak sampai benar-benar “sunyi total” seperti Buds2 Pro, tetapi sudah lebih dari cukup untuk menciptakan ruang pribadi yang tenang saat mendengarkan musik.
Selain itu, ada juga fitur Ambient Sound Mode yang memungkinkan kamu tetap mendengar suara sekitar tanpa melepas earbuds.
Mode ini sangat berguna saat berjalan kaki di area ramai atau menunggu pengumuman di bandara, memberikan keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan mendengarkan musik.
Equalizer dan Preset untuk Tuning Manual
Salah satu hal yang membuat Galaxy Buds3 FE semakin menarik bagi pencinta musik adalah fitur equalizer yang fleksibel. Melalui aplikasi Galaxy Wearable, pengguna bisa melakukan tuning manual atau memilih dari 6 preset bawaan, antara lain:
- Normal
- Bass Boost
- Soft
- Dynamic
- Clear
- Treble Boost
Preset ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyesuaikan karakter suara sesuai preferensi atau jenis musik yang sedang didengarkan. Misalnya, Bass Boost cocok untuk EDM atau hip-hop, sementara Dynamic ideal untuk pop dan rock yang membutuhkan keseimbangan energi antara low dan high frequency.
Bagi pengguna yang senang bereksperimen dengan karakter suara, fitur ini membuat Buds3 FE terasa seperti “kanvas audio” yang bisa disesuaikan sesuka hati.
Daya Tahan Baterai dan Konektivitas

Galaxy Buds3 FE diklaim memiliki daya tahan baterai hingga 6 jam dengan ANC aktif, dan total 21 jam dengan casing pengisi daya. Dalam praktiknya, penggunaan campuran (ANC aktif sebagian waktu dan volume di 60–70%) menghasilkan sekitar 5 jam lebih sedikit, masih cukup untuk penggunaan harian.
Casing-nya mendukung pengisian cepat (Fast Charging), di mana 10 menit pengisian bisa memberikan waktu dengar hingga 1 jam, serta sudah mendukung wireless charging menggunakan Qi standard.
Untuk konektivitas, Galaxy Buds3 FE memakai Bluetooth 5.3 dengan pairing cepat ke perangkat Samsung, termasuk smartphone, tablet, dan Galaxy Book.
Transisi antar perangkat juga mulus berkat fitur Auto Switch, sehingga kamu bisa berpindah dari menonton video di tablet ke menerima panggilan di ponsel tanpa perlu disconnect manual.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Galaxy Buds3 FE memiliki harga normal Rp1.999.000. Namun, kamu bisa mendapatkan promo cashback langsung sebesar Rp200.000, jadi kamu bisa memiliki Galaxy Buds3 FE dengan harga Rp1.799.000.
Kamu bisa beli Galaxy Buds3 FE secara offline di Samsung Store dan gerai-gerai fisik resmi. Untuk pembelian secara online, kamu bisa mengakses www.samsung.com/id/ dan Samsung Official Store di berbagai platform e-commerce rekanan. Galaxy Buds3 FE hadir dalam pilihan warna Gray dan Black.
Dengan harga di bawah dua juta, Buds3 FE bersaing langsung dengan produk seperti Nothing Ear (a), JBL Tune Beam, atau Soundcore Liberty 4 NC, tapi membawa keunggulan utama: ekosistem Galaxy yang solid dan codec eksklusif untuk pengguna Samsung.
Kesimpulan: Worth It Nggak Buat Audiophile?

Jawabannya: ya, sangat worth it.
Galaxy Buds3 FE berhasil menghadirkan kombinasi yang sulit dicapai di kelasnya: kualitas suara jernih, fitur ANC efektif, tuning fleksibel, dan harga bersahabat.
Bagi pengguna yang menginginkan TWS dengan karakter suara seimbang tidak terlalu bassy, tidak juga terlalu flat, Buds3 FE adalah pilihan yang tepat. Kamu bisa menikmatinya untuk berbagai genre musik tanpa merasa cepat lelah di telinga.
Apalagi, dengan dukungan codec modern dan fitur Ambient Sound, TWS ini bukan cuma cocok buat mendengarkan musik di rumah, tapi juga untuk menemani aktivitas sehari-hari di luar ruangan.
Jika kamu ingin TWS dengan rasa “premium” tapi harga masih di level “1 jutaan”, Galaxy Buds3 FE adalah salah satu TWS Samsung terbaik tahun 2025 yang layak dipertimbangkan, terutama bagi kamu yang mendambakan pengalaman audio berkualitas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

