
Setahun yang lalu, Infinix secara resmi meluncurkan GT 20 Pro dan tanggapan pasar pada saat itu sangat positif, karena spesifikasi yang dibawa oleh hp gaming ini cukup sebanding dengan banderol harga yang ditawarkannya.
Kombinasi antara performa tinggi dengan harga yang kompetitif memang kerap menjadi resep yang ampuh untuk bisa bersaing, apalagi dengan target pasar yang sangat spesifik. Wajar bila Infinix GT 20 Pro menjadi salah satu primadona di 2024.
Seiring dengan berjalannya waktu, performa sebuah smartphone biasanya tidak akan seprima saat di masa jayanya. Ini hal yang lumrah sekali. Lalu bagaimana dengan Infinix GT 20 Pro? Bagaimana performanya setelah dipakai selama kurang lebih satu tahun sejak rilis?
Dalam artikel ini, saya membahas secara lengkap pengalaman menggunakan Infinix GT 20 Pro selama setahun lebih sedikit. Ulasan berfokus pada beberapa kekurangan yang dulu kurang saya perhatikan, namun saat ini mulai terasa sekali pengaruhnya pada kinerja smartphone.
Meski begitu, ada juga kelebihan-kelebihan yang masih saya rasakan sebagai pengguna Infinix GT 20 Pro. Tanpa berlama-lama, berikut review Infinix GT 20 Pro setelah pemakaian selama 1 tahun.
Kelebihan Infinix GT 20 Pro

Sebagai hp gaming, Infinix GT 20 Pro sejauh ini dapat melakukan tugasnya dengan baik dalam mendukung aktivitas gaming mulai dari yang ringan hingga berat. Berikut beberapa kelebihan dari Infinix GT 20 Pro:
1. Performa Gaming Tinggi
Ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8200 yang dipadukan dengan Gaming Display Chip Pixelworks X5 Turbo membuat performa Infinix GT 20 Pro masih sangat memuaskan untuk menjalankan game berat. Selama setahun pemakaian, saya tidak menemukan masalah signifikan seperti frame drop besar atau stutter saat bermain di Performance Mode.
2. Layar AMOLED 144Hz
Melabeli produknya sebagai hp gaming membuat kehadiran refresh rate tinggi menjadi suatu keharusan. Infinix GT 20 pro dibekali layar AMOLED berukuran 6.78 inci dengan refresh rate 144Hz dan touch sampling rate 360Hz.
Spesifikasi layar tersebut berhasil memberikan pengalaman visual yang mulus. Tingkat kecerahan maksimalnya pun mencapai 1.300 nits, membuatnya tetap nyaman digunakan di luar ruangan.
3. Desain Gaming yang Unik
Bodi belakang Infinix GT 20 Pro membawa 3D Mecha Design dengan aksen Mecha Loop Lighting berbentuk huruf C. Sentuhan ini memberikan kesan futuristis dan berbeda dari kebanyakan smartphone di kelasnya.
4. Fitur Bypass Charging
Fitur ini penting sekali untuk sebuah hp gaming, karena memungkinkan daya listrik langsung dialirkan ke sistem tanpa mengisi baterai, sehingga suhu perangkat tetap terjaga saat bermain game sambil terhubung ke charger. Sangat berguna untuk sesi gaming panjang.
5. Kamera Utama 108 MP dengan OIS
Satu hal yang saya suka dan anggap sebagai kelebihan dari Infinix GT 20 Pro adalah, meski hadir dengan label "hp gaming", namun memiliki spesifikasi kamera yang cukup baik.
Kamera utama 108 MP dilengkapi OIS, sehingga mampu menghasilkan foto yang tajam dan stabil, bahkan di kondisi cahaya rendah. Selain itu, hadir juga kamera makro dan depth 2 MP, serta kamera depan 32 MP. Perekaman videonya juga memuaskan, karena sudah mendukung hingga 4K 60fps.
6. UI Bebas Iklan
XOS for GT yang ada di Infinix GT 20 Pro relatif bersih dari bloatware dan iklan. Jujur ini menambah penilaian positif saya untuk hp ini, karena membuat pengalaman penggunaan sehari-hari jadi terasa nyaman tanpa munculnya pop-up iklan yang sangat mengganggu.
7. Fitur Pendukung Lengkap
Kelengkapan fitur pada Infinix GT 20 Pro juga menjadi kelebihan yang perlu saya ungkap, mulai dari IR blaster, giroskop hardware, NFC, sertifikasi IP54, hingga fingerprint di layar, tersedia di hp ini, membuatnya serbaguna untuk berbagai kebutuhan.
8. Harga Turun Signifikan
Untuk yang satu ini, sebenarnya diluar dari spesifikasi teknis, namun saya merasa hal ini perlu diangkat, dan menjadi salah satu kelebihan dari hp ini. Harga baru Infinix GT 20 Pro di pasaran sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Saat ulasan ini saya buat, harganya di lokapasar sudah menyentuh Rp 3.8 jutaan, dari harga rilis awal di Rp 4 jutaan.
9. Update Android 15
Pembaruan ke Android 15 membawa banyak fitur baru di hp ini, termasuk optimasi game via XBoost, voice changer, pengaturan grafik HDR, dan stabilisasi jaringan. Saya pun merasakan performa pasca update meningkat drastis, dengan skor AnTuTu mendekati 1 juta poin.
Kekurangan Infinix GT 20 Pro

Ada kelebihan, tentunya juga ada kekurangan, apalagi setelah smartphone digunakan selama setahun. Berikut beberapa hal yang saya anggap sebagai kekurangan sebagai pengguna Infinix GT 20 Pro:
1. Baterai Semakin Boros
Infinix GT 20 Pro dibekali baterai 5.000 mAh, namun setelah pemakaian setahun lebih, daya tahannya terasa menurun signifikan, terutama saat digunakan untuk gaming. Pada pengujian yang saya lakukan sambil bermain Mobile Legends di Performance Mode, baterainya hanya mampu bertahan sekitar 3,5 jam dari kondisi penuh hingga habis.
Lebih ekstrem lagi, saat menjalankan Genshin Impact dengan pengaturan grafis tertinggi dan 60fps, baterai hanya bertahan sekitar 2 jam 50 menit. Mode hemat daya seperti XBOOST Power Saver juga tidak terlalu membantu.
2. Suhu Panas Meningkat
Saat bermain game berat seperti Genshin Impact di Infinix GT 20 Pro, suhu perangkat meningkat cukup tinggi. Kondisi ini sebenarnya sudah terlihat sejak review awal, namun setelah pemakaian selama setahun, saya merasakan peningkatan panas yang lebih signifikan, terutama ketika bermain game dalam waktu lama.
3. Tidak Ada Jack Audio 3,5mm
Bagi pengguna yang lebih senang menggunakan earphone kabel, absennya port audio menjadi kekurangan tersendiri. Infinix memang menyediakan dukungan melalui adapter USB-C, namun sayangnya tidak menyertakannya di paket penjualan sehingga pengguna harus membeli terpisah.
4. Tidak Ada Lensa Ultrawide
Secara umum, kamera utama Infinix GT 20 Pro memang mumpuni, namun absennya lensa ultra-wide membuat saya kehilangan opsi untuk mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas, sesuatu yang menurut saya penting bila smartphone ini digunakan sebagai daily driver.
5. Tidak Ada Slot microSD
Tanpa slot microSD, ekspansi penyimpanan tidak mungkin dilakukan secara langsung. Untuk beberapa keperluan yang berhubungan dengan penyimpanan file, saya hanya bisa mengandalkan transfer data via PC atau cloud storage, terutama saat ingin memindahkan file dari kartu memori lama.
6. Bodi Mudah Kotor
Desain 3D Mecha milik Infinix GT 20 Pro memiliki kelebihan, namun tidak lepas juga dari kekurangan, karena walau ini membuat tampilan smartphone jadi terlihat mewah, materialnya sangat mudah meninggalkan bekas sidik jari. Solusinya adalah dengan selalu menggunakan case, yang malah jadi mengurangi nilai estetika desainnya.
Kesimpulan
Menggunakan Infinix GT 20 Pro selama lebih dari setahun memiliki plus dan minusnya. Dalam hal performa, hp gaming ini dibekali dengan fitur-fitur yang solid. Setidaknya sebanding dengan banderol harganya.
Hadirnya performa gaming yang tinggi dengan layar AMOLED 144Hz jelas menjadi salah satu nilai jual utamnya, termasuk fitur bypass charging yang menurut saya wajib ada di sebuah perangkat hp gaming.
Namun di satu sisi, performa baterai yang boros menjadi salah satu kekurangan yang cukup krusial, ditambah suhu smartphone juga cepat panas ketika digunakan bermain game dalam waktu lama.
Meski begitu, secara fair saya berpendapat bahwa Infinix GT 20 Pro adalah perangkat hp gaming yang layak untuk dipertimbangkan, karena bila dilihat secara menyeluruh, smartphone ini memberikan performa kuat dengan tampilan visual yang memuaskan.
Bila dirasa kamu masih bisa berkompromi dengan beberapa kekurangan yang sudah saya sebutkan dalam ulasan ini, tidak salah rasanya memilih Infinix GT 20 Pro sebagai hp gaming andalanmu, apalagi harganya sudah turun.

