
ASUS ROG resmi meluncurkan laptop gaming dual-screen OLED pertama di dunia, Zephyrus Duo (GX651), di Indonesia, sebagai bagian dari perayaan dua dekade kiprahnya di industri perangkat keras gaming. mengusung slogan "Duo it All", laptop yang masuk dalam lini flagship ini diposisikan untuk segmen workstation-gaming yang dirancang untuk menangani komputasi berat, produktivitas dan multitasking, di dalam ekosistem berbasis kecerdasan buatan (AI).
Peluncuran ROG Zephyrus Duo versi 2026 ini dihadiri oleh jajaran manajemen ASUS Indonesia dan sejumlah figur publik serta kreator konten, seperti David Beatt, Indahkus, Luthfi Halimawan, Windah Basudara, hingga pengusaha muda Indra Priawan Djokosoetono. Dalam sambutannya, Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, mengatakan bahwa ROG selalu menghadirkan inovasi terdepan bagi para gamers.

"Tim R&D kami selalu menantang batasan untuk menciptakan teknologi yang belum pernah ada sebelumnya. ROG Zephyrus Duo (GX651) merupakan representasi dari puncak inovasi ASUS ROG yang memadukan desain eksklusif, pengalaman multi-screen yang revolusioner, serta performa kelas tertinggi dalam satu perangkat," sambung Lenny.
Lebih lanjut, Lenny mengatakan bahwa dukungan prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru menghadirkan efisiensi daya dan kecerdasan komputasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan era Agentic AI. "Bagi para pengguna yang selalu mengutamakan yang terbaik, ROG Zephyrus Duo (GX651) bukan sekadar laptop gaming, melainkan simbol pencapaian dan pilihan tanpa kompromi untuk produktivitas, kreativitas, dan performa." tutupnya.

Langkah ASUS ROG dalam mempertahankan konsep layar ganda pada lini Zephyrus Duo didasarkan pada riset mendalam terhadap perilaku konsumen mereka. Data internal perusahaan menunjukkan bahwa mayoritas pengguna komputer jinjing premium, yakni sebesar 62,2%, memanfaatkan konfigurasi multi-layar (multi-screen) dalam aktivitas harian mereka, baik melalui interkoneksi monitor eksternal maupun pengoperasian beberapa perangkat pintar secara simultan.
Berbeda dengan generasi terdahulu, baik layar utama maupun layar kedua (ScreenPad Plus) pada model terbaru ini telah mengadopsi panel sentuh (touchscreen) OLED beresolusi 3K (WQXGA+). Layar kembar ini menawarkan refresh rate 120 Hz dan response time yang sangat instan, yakni 0,2 milidetik.

ASUS menerapkan arsitektur Flexible/Bent OLED khusus, sebuah pencapaian rekayasa manufaktur di mana sirkuit bagian bawah panel ditekuk secara presisi ke arah belakang bodi laptop. Metode ini berhasil memangkas jarak pembatas antar-layar hingga ke tingkat seminimal mungkin, menciptakan impresi visual yang menyatu secara berkesinambungan.
Sebagai pelindung, kedua layar ROG Zephyrus Duo (GX651) dilapisi dengan kaca pelindung Corning Gorilla Glass DXC yang diklaim tidak hanya responsif terhadap input jemari maupun stylus, melainkan juga memiliki sifat anti-reflective yang dirancang untuk memberikan kenyamanan pada mata.
Untuk menjamin konsumsi daya yang efisien tanpa mengorbankan performa, sisi pemrosesan utamanya ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra 9 386H yang mengusung arsitektur hibrida cerdas yang membagi tugas ke dalam tiga jenis inti pemrosesan (core), yaitu:
- Performance Cores untuk menangani beban kalkulasi berat.
- Efficiency Cores untuk kelancaran pengerjaan multitugas.
- Low Power Efficiency Cores yang dikhususkan untuk mengelola background tasks.
Prosesor Intel tersebut menampung unit pemrosesan saraf terdedikasi atau NPU (Neural Processing Unit) mandiri yang mampu menghasilkan daya komputasi AI lokal sebesar 50 TOPS (Trillion Operations Per Second). Kekuatan pemrosesan ini bersinergi dengan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU berkapasitas daya penuh (TGP 150W), yang berkontribusi menyumbang daya komputasi hingga 1.824 TOPS.
Secara akumulatif, sinergi komponen tersebut diklaim mampu menghasilkan Total Platform Performance hingga 1.874 TOPS. Spesifikasi ini memberikan akselerasi lokal untuk kebutuhan pemrosesan Large Language Model (LLM), AI-assisted editing, hingga pemutaran dan scrubbing video beresolusi 8K secara real-time.
Kemampuan ini turut mentenagai Omni Virtual Assistant, sebuah solusi asisten pintar lokal yang dapat beroperasi secara responsif secara offline langsung di dalam perangkat demi menjaga privasi data pengguna.

Struktural eksterior ROG Zephyrus Duo (GX651) bertumpu pada penggunaan engsel mekanis berbentuk trapesium ekstrem yang kokoh. Komponen engsel ini memungkinkan bodi laptop dilipat hingga sudut bukaan mencapai 320 derajat. Inovasi mekanis tersebut melahirkan fleksibilitas penggunaan masa depan melalui 5 Versatile Modes, yang meliputi:
- Laptop Mode: Konfigurasi standar untuk bekerja dan bermain gim.
- Dual-Screen Mode: Memaksimalkan area pandang dua layar secara vertikal.
- Share Mode: Memudahkan presentasi interaktif dengan lawan bicara di depan pengguna.
- Tent Mode & Book Mode: Mengubah orientasi perangkat untuk kenyamanan membaca dokumen atau kebutuhan komputasi kreatif yang spesifik.
Untuk memberikan fleksibilitas tersedia juga keyboard magnetis yang dapat dilepas-pasang secara instan (Detachable Magnetic Keyboard). Dilengkapi dengan konektor Pogo Pin berbasis magnetis, keyboard ini dapat melakukan pengisian daya baterai internalnya secara otomatis begitu terpasang pada bodi utama laptop.
Beralih ke sistem pendingin, laptop ASUS ROG terbaru ini dibekali dengan ROG Intelligent Cooling yang memadukan penggunaan material Liquid Metal pada prosesor Intel untuk transfer panas yang optimal, serta Vapor Chamber dengan area cakupan yang luas.

Elemen baru yang paling krusial dalam arsitektur termal ini adalah pengaplikasian Graphite Nano Insulated Sheet. Lembaran insulasi nano-grafit ini bertindak sebagai tameng termal dua arah yang disisipkan di antara motherboard dan lapisan bawah panel OLED sekunder.
Komponen ini bekerja menyebarkan akumulasi panas secara horizontal, mencegah radiasi suhu tinggi internal merusak struktur sensitif panel OLED. Berkat proteksi termal berlapis ini, performa sistem diklaim tetap stabil 100% dan mampu meloloskan stress-test secara konsisten dalam jangka panjang.
Bersamaan dengan peluncuran ROG Zephyrus Duo terbaru ini, ASUS juga turut meluncurkan serangkaian lini laptop ROG dan gaming terbarunya di 2026. Seluruh rangkaian laptop ASUS terbaru ini sudah tersedia di Indonesia dengan banderol harga sbb:
- ROG Zephyrus Duo (GX651): Rp 129.799.000
- ROG Strix Scar 18 (G835): Mulai dari Rp 96.999.000
- ROG Strix G16 (G615): Mulai dari Rp 37.999.000
- ROG Zephyrus G16 (GU606): Mulai dari Rp 58.499.000
- ROG Zephyrus G14 (GU405): Mulai dari Rp 61.799.000
- ASUS TUF Gaming F16 (FX608): Mulai dari Rp 30.999.000
- ASUS Gaming V16 (V3607): Mulai dari Rp 19.899.000
ROG Zephyrus Duo (GX651) dijual secara eksklusif dan terbatas di ASUS Online Store. Pembelian dalam periode 17 - 30 Juni 2026 akan mendapatkan paket bundle ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition 20th Year Anniversary. Koper premium ini dibawa secara resmi ke Indonesia hanya dan khusus untuk pemilik ROG Zephyrus Duo (GX651).
Terkait dengan layanan purnajualnya, setiap konsumen yang membeli ROG Zephyrus Duo (GX651) secara resmi akan langsung mendapatkan hak proteksi berupa 2 tahun International Warranty serta ASUS VIP Perfect Warranty. Garansi khusus ini mencakup perlindungan total terhadap kerusakan akibat faktor kelalaian pengguna yang kerap tidak diakomodasi oleh garansi standar.

