Pricebook
  1. >
  2. Artikel>
  3. Telegram Kembali ke Wear OS Android, Ini Fiturnya

Dipublish pada Senin, 15 Jun 2026 | 11:58

Telegram Kembali ke Wear OS Android, Ini Fiturnya

Telegram Kembali ke Wear OS Android, Ini Fiturnya

Telegram secara resmi meluncurkan aplikasi native terbaru yang dirancang khusus untuk ekosistem jam tangan pintar berbasis Google Wear OS. Langkah strategis ini menandai kembalinya aplikasi pesan instan terpopuler tersebut ke pergelangan tangan pengguna Android, setelah sempat menarik dukungannya dari Google Play Store pada tahun 2021 lalu.

Aplikasi Telegram Wear OS versi terbaru ini memberikan fungsionalitas penuh yang memungkinkan pengguna mengakses seluruh riwayat percakapan, menelusuri pesan, serta menggulir daftar obrolan secara mandiri tanpa perlu terhubung atau membuka ponsel pintar (smartphone).

Kehadiran aplikasi ini memperluas aksesibilitas Telegram di pasar wearable device global, menyusul peluncuran aplikasi serupa yang dirilis khusus untuk pengguna perangkat Apple Watch di platform watchOS.

Ditinjau dari segi fungsionalitas, aplikasi Telegram untuk Wear OS membawa serangkaian fitur komprehensif yang dioptimalkan untuk layar melingkar maupun kotak pada smartwatch.

Pengguna kini dapat mengetik pesan teks, mengirim stiker interaktif, berbagi pratinjau lokasi real-time, melihat kiriman media berupa foto dan video, hingga merekam serta mendengarkan pesan suara (voice notes) secara langsung.

Di samping fitur komunikasi dasar, Telegram juga menyematkan alat manajemen obrolan tingkat lanjut langsung di pergelangan tangan. Pengguna dapat menyematkan pesan penting (pin chat), membisukan notifikasi grup (mute), hingga menghapus utas percakapan (delete chat) secara instan demi menjaga privasi dan kerapihan ruang obrolan.

Laporan mendalam dari Android Headlines mengungkapkan adanya pendekatan unik dalam siklus pengembangan aplikasi ini, di mana terdapat perbedaan fokus fitur awal antara tim pengembang Android dan iOS.

Pada fase peluncuran perdana, tim pengembang Android memprioritaskan alat manajemen obrolan seperti fitur pinning dan muting, sedangkan tim pengembang iOS lebih berfokus pada visualisasi peta lokasi serta integrasi pustaka stiker yang kaya.

Pihak Telegram mengonfirmasi secara humoris bahwa kedua tim akan saling mengadopsi fitur unggulan tersebut melalui pembaruan perangkat lunak (software update) berkala dalam waktu dekat. Pembaruan ini menjamin kesetaraan pengalaman pengguna (user experience) di seluruh sistem operasi sandang.

Dari sisi kompatibilitas perangkat keras, aplikasi ini mendukung jajaran smartwatch modern bersistem operasi Google Wear OS 3 ke atas. Ini termasuk perangkat populer seperti Samsung Galaxy Watch Series, Google Pixel Watch, Xiaomi Watch, TicWatch, hingga Fossil Smartwatch.

Kehadiran aplikasi ini menjadi tonggak sejarah baru, khususnya bagi lini Samsung Galaxy Watch, mengingat generasi terdahulu perangkat tersebut masih menggunakan Tizen OS sebelum akhirnya bermigrasi total ke platform Wear OS buatan Google.

Bagi pemilik Google Pixel Watch, ini juga merupakan kesempatan pertama untuk menikmati aplikasi Telegram resmi sejak perangkat tersebut pertama kali meluncur ke pasaran.

Aplikasi Telegram untuk Wear OS kini sudah resmi dirilis secara global dan tersedia untuk diunduh langsung oleh seluruh pengguna di seluruh dunia. Pengguna dapat mengunduh aplikasi ini secara gratis tanpa biaya tambahan melalui Google Play Store yang ada di dalam jam tangan pintar mereka atau melakukan instalasi jarak jauh (remote install) via aplikasi Play Store di ponsel.

Langkah peluncuran kembali ini berhasil menghadirkan pengalaman komunikasi mandiri (standalone communication experience) yang jauh lebih praktis, efisien, dan terintegrasi, sekaligus memangkas ketergantungan pengguna pada perangkat ponsel utama saat beraktivitas sehari-hari.

Share :
Imam Ali
1052 Posts

Berbekal photography dan multimedia desain membuka jalan ke perusahaan konsultan cekindo.com. Awali karir jurnalistik di Majalah Chip Foto Video. Ketertarikan pada teknologi dan gadget berkembang ke Majalah Chip dan Chip.co.id, mulai dari review gadget dan peripheral PC, berlanjut ke Tabloid Sinyal dan SinyalMagz. Hobi otomotif memberi kesempatan bekerja di Agency mengawal konten otomotif. Di Pricebook, membuat beragam artikel terkait news, ulasan dan review serta info pasar yang berbasis SEO.