
Erajaya Active Lifestyle (ERAL) bersama DJI resmi meluncurkan DJI Osmo 360 di Indonesia, kamera 360 pertama di dunia dengan sensor imaging 1-inch yang mampu merekam video native 8K 360° pada 50fps. Perangkat ini juga diklaim sebagai satu-satunya kamera 360 yang mendukung perekaman berkelanjutan hingga 100 menit di format 8K/30fps untuk saat ini.
Melalui acara peluncurannya yang digelar di Jakarta pada Sabtu (9/8), Djohan Sutanto, CEO of Erajaya Active Lifestyle mengatakan bahwa DJI Osmo 360 adalah kamera revolusioner yang dirancang untuk para kreator. Dirinya percaya kamera ini dapat mengubah cara pengguna Indonesia menangkap dan berbagi perspektif.
"Kami antusias melihat bagaimana perangkat ini akan mengangkat ekosistem kreatif Indonesia, mulai dari content creator hingga travel vlogger dan pecinta petualangan," sambung Djohan Sutanto.
Christina Zhang, Senior Director of Corporate Strategy DJI yang turut hadir pada acara peluncuran ini menambahkan, "DJI Osmo 360 menantang status quo pasar kamera 360. Kami merevolusi inovasi panorama dengan memanfaatkan sejarah panjang DJI dalam teknologi kamera kreatif, dengan terobosan yang mengubah batas kemampuan sebuah kamera 360."

Sebagai kamera 360° dengan square HDR image sensor pertama di industri, DJI Osmo 360 mempertahankan cakupan penuh seperti sensor 1-inch tradisional, namun diklaim lebih efisien hingga 25%, karena mampu menghasilkan kualitas gambar superior dengan konsumsi daya rendah.
Ukuran piksel yang dua kali lebih besar dari standar (1.2μm) memungkinkan detail lebih kaya, noise rendah, dan performa optimal di kondisi minim cahaya. Selain itu, DJI Osmo 360 juga mendukung perekaman 8K/50fps 360°, yang sekaligus menjadi standar baru untuk resolusi kamera 360°.

Dengan dynamic range 13,5 stops dan aperture f/1.9, kamera ini diklaim menangkap cahaya lebih banyak untuk hasil tajam dan kaya warna, bahkan di kondisi low-light atau kontras tinggi seperti matahari terbit dan terbenam.
Fitur-fitur unggulan dari DJI Osmo 360 mencakup:
- Invisible Selfie Stick: Menghilang otomatis dari video 360° tanpa pengeditan, memberikan sudut pandang orang ketiga seperti hasil kamera operator.
- High Frame Rate Video: Rekam video 4K/100fps 360° untuk menangkap detail dalam kecepatan tinggi.
- Slow Motion: Mode slow motion hingga 4x untuk menangkap momen secara lebih dramatis.
- 120 MP 360° Photo: Foto 360° hingga 120 MP dengan detail gambar tajam.
- Gesture and Voice Control: Mulai/berhenti merekam dengan isyarat telapak tangan atau kendali suara.
- HorizonSteady: Rekaman tetap stabil dan rata meskipun kamera diputar.
- RockSteady 3.0: Mengurangi guncangan dalam mode single-lens.
- GyroFrame dan Intelligent Tracking: Atur komposisi 360° dengan motion control, serta lacak objek seperti orang, kendaraan, atau hewan secara otomatis.
- Multi-Platform Editing Support: Edit dengan DJI Mimo atau DJI Studio. Plugin Premiere menyederhanakan alur kerja video 360°.
DJI Osmo 360 memiliki bobot 183 gram, internal storage 105 GB, tahan suhu ekstrem hingga -20°C, serta diklaim mampu melakukan perekaman hingga 100 menit di 8K/30fps, atau 180 menit dengan menggunakan Battery Extension Rod.
Fast charging-nya juga diklaim mampu mengisi 50% daya hanya dalam waktu pengisian selama 12 menit. Sementara desain magnetic quick release yang diusungnya kompatibel dengan aksesori Osmo Action dan OsmoAudio, yang memungkinkan koneksi langsung dari dua mikrofon DJI.

Masa pre-order DJI Osmo 360 dibuka sejak tanggal 31 Juli hingga 13 Agustus 2025. Paket pembeliannya menawarkan dua opsi, yaitu Osmo 360 Standard Combo yang dibanderol seharga Rp 7.568.000, dan Rp 9.589.000 untuk Osmo 360 Adventure Combo.
DJI Osmo 360 dapat dibeli di seluruh jaringan ritel Erajaya seperti DJI Experience Store, Urban Republic, erafone, iBox, dan Authorized Camera Dealer, serta platform online Eraspace.com, Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, dan TikTok Shop. Produk ini akan tersedia mulai tanggal 14 Agustus 2025.

